Stanleykartawinata's Blog

being simple but perfect

Pengangguran

leave a comment »

PENGANGGURAN

Pengangguran

Orang yang tidak punya pekerjaan, tidak bekerja , dan masih atau sedang mencari kerja.

Tingkat Pengangguran

Adalah selisih angkatan kerja terhadap daya serap lapangan kerja dalam kurun waktu tertentu.

Jika peningkatan jumlah angkatan kerja di suatu negara tidak diimbangi dengan peningkatan daya serap lapangan kerjanya, maka tingkat penggangguran di Negara tersebut tinggi. Tetapi jika peningkatan jumlah angkatan kerja diimbangi dengan peningkatan daya serap lapangan kerjanya maka tingkat pengangguran rendah.

Cara untuk menghitung besarnya pengangguran : (Jumlah Penganggur : Angkatan Kerja ) * 100%.

Jenis Pengangguran dan Penyebabnya

1. Jenis Pengangguran menurut Faktor Penyebab Terjadinya :

– Pengangguran Konjungtur / Siklis

Pengangguran yang berkaitan dengan  naik turunnya kegiatan perekonomian suatu negara. Pada masa-masa kegiatan ekonomi mengalami kemunduran, daya beli masyarakat menurun. Akibatnya, barang berhenti di gudang dan perusahaan industri mengurangi kapasitas produksi dan mungkin juga menghentikan kegiatan produksinya  karena barang-barang tidak laku di pasar. Itulah yang menyebabkan kapasitas produksi dikurangi atau dihentikan. Oleh sebab itu, para buruh dihentikan. Di keadaan lain, pertambahan penduduk tetap berlangsung dan menghasilkan angkatan kerja baru . Sehingga menyebabkan tenaga kerja

banyak yang tidak bekerja. Pada masa mereka tidak bekerja itu, tingkat pengangguran siklis akan semakin meningkat karena disebabkan oleh 2 faktor yaitu : jumlah orang yang kehilangan pekerjaan terus meningkat dan juga dibutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk mendapatkan pekerjaan.

–     Pengangguran Struktural

terjadi karena perubahan struktur atau perubahan komposisi perekonomian. Perubahan struktur tersebut membutuhkan ketrampilan baru agar dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru. Selain itu juga disebabkan oleh kurangnya permintaan dan penawaran produksi serta penggunaan alat yang semakin canggih.

–             Pengangguran Friksional

Pengangguran ini terjadi karena perpindahan orang-orang yang tidak henti-hentinya dari satu daerah ke daerah lainnya, dari pekerjaan satu ke pekerjaan lainnya, dan karena tahapan siklus yang berbeda. Juga terjadi karena kesulitan temporer dalam mempertemukan pemberi kerja dan pelamar kerja.

–     Pengangguran Musiman

terjadi karena pergantian musim. Yang menyebabkan adanya waktu yang tak terpakai karena tidak ada pekerjaan dari musim yang satu ke musim yang lain.

2. Jenis Pengangguran Menurut Lama Waktu Kerja

–       Pengangguran terbuka

Adalah orang yang sma sekali tidak bekerja dan berusaha mencari pekerjaan.

Pengangguran ini disebabkan karena lapangan kerja yang tak tersedia, ketidakcocokkan antara kesempatan kerja dan latar belakang pendidikan dan tidak mau bekerja.

Tingkat Pengangguran Terbuka : ( Bekerja 14-15 jam/minggu : Angkatan yang bekerja)*100%.

–          Setengah Menganggur

Adalah orang yang bekerja tapi tenaganya kurang termanfaatkan, diukur dari curahan jam kerja, produktivitas kerja dan penghailan yang diperoleh.

Rumusnya :(Bekerja kurang 14 jam/minggu : Angkatan yang bekerja)*100%

–          Penganguran terselubung (Disguised Unemployment)

Terjadi karena tenaga kerja tidak bekerja secara optimum. Ini disebabkan karena adanya ketidaksesuaian antara pekerjaan dengan bakat dan kemampuannya. Ini berpengaruh pada produktivitas kerja dan penghasilan yang rendah.

Dampak Pengangguran Terhadap Kegiatan Ekonomi Masyarakat

  1. Pendapatan per Kapita

Pendapatan per kapita akan semakin turun jika banyak orang yang menganggur dan juga sebaliknya. Akibat lainnya adalah berkurangnya daya beli atau permintaan barang dan jasa..

  1. Pendapatan Nasional

Semakin besar orang yang tidak bekerja maka semaik kecil pula penerimaan Negara dari pajak penghasilan.

  1. Beban Psikologis dan Psikis

Orang yang menggangur biasanya mengalami tekanan terhadap dirinya dari lingkungannya.

  1. Biaya Sosial

Semakin banyak yang menganggur maka semakin besar pula biaya sosial yang dikeluarkan.

Cara-Cara Mengatasi Pengangguran

  1. Pengangguran structural

melakukan pengadaan pendidikan dan pelatihan untuk persiapan pada pekerjaan yang baru, memindahkan tenaga kerja dari tempat yang tidak membutuhkan ke tempat yang membutuhkan, meningkatkan mobilitas tenaga kerja dan modal yang ada serta mendirikan industri yang bersifat padat karya sehingga mampu menampung tenaga kerja.

  1. Pengangguran siklis

meningkatkan daya beli masyarakat dengan cara memberikan pendapatan yang lebih. Pemerintah membuat proyek umum yang bersifat umum seperti membangun jalan,jembatan,irigasi dan kegiatan lainnya. Cara lainnya adalah dengan mengarahkan permintaan masyarakat untuk membeli barang dan jasa serta memperluas pasar barang dan jasa.

  1. Pengangguran friksional

mengusahakan informasi yang lengkap tentang permintaan dan penawaran tenaga kerja sehingga proses pelamaran,seleksi dan pengambilan keputusan menerima atau tidak berlangsung lebih cepat.

  1. Pengangguran musiman

memberikan informasi yang jelas tentang adanya lowongan kerja pada bidang lain dan melatih seseorang agar memiliki keterampilan untuk dapat bekerja pada masa menunggu musim tertentu.

Written by stanleykartawinata

April 7, 2010 at 4:48 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: